Skip to content

Kaget: pengakuan Rama di TVONE

August 20, 2010

Pengakuan Rama di TVONE Kaget sekaligus kecewa pas dengar berita di tvone malam ini, orang yang saya anggap memberi inspirasi buat saya agar tetap semangat dalam hidup ternyata adalah seorang pembohong, dia adalah Eko Ramaditya Adikara, seorang blogger tunanetra. Awal saya mengenal dia adalah ketika nonton acara Kick Andy di Metro TV — ini acara favorit dah — dan saya kagum melihatnya. Malam ini dia membuat pengakuan yang paling berani dan jujur. Karena sebelumnya dia telah mengaku sebagai komposer asli musik game Jepang, seperti Super Mario Galaxy, Xenogears, dan FF Orgins. Rama menyatakan bahwa tidak benar dia yang membuat semua komposisi musik itu. Ia hanya menamai kembali file komposisi musik itu sebagai hasil karyanya.

Secara pribadi, saya beri dia 2 jempol karena sudah mengaku, tapi kenapa dia mengaku? Mungkin alasan klasik: takut dituntut (mungkin lagi..). Tak apa lah, yang peting dia dah ngaku dan tidak berbohong seumur hidup. Dan saya maafkan. Emang lo siapa, emang Rama salah apa ama lo? Kan tadi dah dibilang, saya ini fans-nya Rama. Hmmm..

Mendengar berita itu, saya langsung cari beritanya, setelah tanya mbah google, akhirnya ketemu tulisan di Kompasiana yang ditulis oleh Syaifuddin Sayuti, Kamis (19/8/2010).

Berikut catatan Syaifuddin Sayuti di Kompasiana:

Setelah skandal kebohongan Puri terbongkar dan sempat mengguncang jagat Kompasiana beberapa waktu lalu, ternyata ada skandal yang juga dibuat oleh Blogger ternama dan sepertinya bakal jadi berita besar. Sebab skalanya bukan hanya dalam lingkup dunia blogging.

Eko Ramaditya Adikara, yang dikenal sebagai blogger tuna netra itu membuat pengakuan mengejutkan. Di sebuah situs Game (Kotakgame.com) ia menyatakan telah melakukan kebohongan publik.

Kebohongan yang telah dilakukan Rama adalah mengaku sebagai komposer asli musik game Jepang, seperti Super Mario Galaxy, Xenogears, FF Orgins. Ia menyatakan bahwa tidak benar dirinya yang membuat semua komposisi musik itu. Karena ia hanya memberi nama kembali file komposisi musik itu alias me-rename sebagai hasil karyanya.

Skandal ini terbongkar setelah “karyanya” ditelusuri dalam forum diskusi online para gamer. Salah seorang peserta diskusi yang curiga kemudian memaparkan temuan mengejutkan. Kesimpulannya semua karya Rama adalah jiplakan. Rama pun tak bisa berkilah karena ada bukti kuat bahwa karya-karya yang diklaim Rama sudah lama beredar dan diakui di jagat Games.

Dan puncaknya tanggal 10 Agustus lalu Rama bersaksi di depan sejumlah awak Kotakgame serta memberikan pernyataan di atas materai bahwa ia telah melakukan kebohongan publik. Ia minta maaf atas kesalahannya dan berjanji tidak akan mengklaim lagi semua yang pernah ia akui selama ini. Kesaksiannya bisa dilihat disini.

Membuat kebohongan publik adalah salah satu kesalahan Rama yang tak termaafkan. Apalagi ia dengan sempurna selama ini membohongi pembaca surat kabar, pemirsa tv hingga para blogger sebagai penyandang tuna netra berprestasi hebat. Bahkan Kick Andy, program talk show di Metro TV menobatkannya sebagai salah seorang pemuda berprestasi. Nah, lho!

Meski Rama telah membuat pengakuan di atas materai, yang mengherankan ia masih tampil sebagai sosok berprestasi di acara 17-an di Tv One selasa lalu. Hmm…apa coba prestasinya? Apa karena telah sukses membohongi jutaan orang dengan kisah menakjubkannya?

Saya tak habis pikir bagaimana bisa jutaan orang dikibuli seorang Rama? Sebelumnya saya pernah kagum atas ‘prestasinya’ yang saya baca di berbagai media, bahkan Kompas pun pernah menurunkan artikelnya di halaman belakang yang biasa diisi tulisan inspiratif itu. Selain media cetak, media elektronika pun banyak menayangkan sepak terjangnya, bahkan menobatkannya sebagai pemuda berprestasi. Konon selain sebagai blogger, komposer game, Rama juga pernah menjadi kontributor lepas detikcom untuk bidang IT serta motivator para penyandang tuna netra. Jadi kebayang kan berapa banyak pihak yang telah sukses dikibuli Rama.

Ternyata 65 tahun bangsa ini merdeka, masih banyak juga sikap kerdil menghinggapi pikiran dan perilaku anak bangsanya. Copy paste karya tulis, jiplak lagu, hingga mengaku-ngaku karya orang lain adalah bukti kita belum merdeka. Lebih baik jadi orang biasa dengan karya sendiri daripada jadi superstar namun plagiat!

2 Comments leave one →
  1. August 20, 2010 5:41 pm

    mantap yu…

  2. Kania Emeraldy Hutama permalink
    August 21, 2010 5:03 am

    Kaget banget pas nonton program AKI tadi malam, plus ditambah rasa penasaran juga sih soalnya Rama seharusnya tampil di program AKI malam, pada edisi 19 Agustus, reaksi Kania pribadi, campur aduk, antara marah dan jengkel ditambah kecewa gara2 merasa dikibulin, tapi salut juga lantaran dia berani mengungkapkan kebohongan super gueede….yang udah dia lakuin, jadi ya maafin aja deh, gak rugi apa2 ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: